Skip to main content

Misi NASA ke Mars akan Diluncurkan



Dalam misi ke Mars, NASA akan mendaratkan roket yang membawa rover Perserverance di kawah Jezero yang memiliki lebar 45 kilometer.
NASA akan meluncurkan roket Atlas V milik United Launch Alliance yang membawa rover Perserverance (kendaraan penjelajah) pada Kamis (30/7) sekitar pukul 07:50 waktu setempat. Roket akan meluncur dari Cape Canaveral Air Force Station di Florida, Amerika Serikat.
Menurut administrator NASA Jim Bridenstine projek ambisius NASA ini senilai US$2,7 miliar.
"Tinjauan kesiapan peluncuran telah selesai dan kami akan segera meluncurkannya (rover Perseverance)," kata Bridenstine dalam sebuah konferensi pers dikutip Space, Senin (27/7) waktu setempat.

Bridenstine menjelaskan rover memerlukan waktu selama tujuh bulan untuk ke permukaan planet merah itu dan diharapkan sampai di dalam Kawah Jezero pada 18 Februari 2021.Sebelumnya, NASA sempat memutuskan untuk menunda peluncuran rover Perseverance ke Mars sampai 15 Agustus 2020 karena masalah teknis pada roket. Kala itu, garis sensor oksigen cair yang menyajikan data nominal belum sepenuhnya lengkap saat diuji Wet Dress Rehearsel dan waktu tambahan diperlukan bagi tim untuk mengevaluasi.
Rover akan menghabiskan waktunya untuk mencari kehidupan di Mars dengan menjelajahi kawah Jezero yang memiliki lebar 45 kilometer. Lokasi ini juga menjadi tempat pendaratan yang dipilih NASA.
Sampel-sampel tersebut kata Bridenstine kemungkinan akan dibawa kembali ke Bumi pada awal 2031, lalu dikaji lebih lanjut oleh NASA dan Badan Antariksa Eropa (ESA).Menurut laman resmi NASA, kawah Jezero merupakan rumah bagi sebuah danau yang diduga berumur miliaran tahun. Mereka bakal meneliti kehidupan mikroorganisme yang ada di sana.
"Ini akan menjadi pertama kalinya dalam sejarah bahwa kita akan melakukan misi membawa manusia ke Mars dan kami akan menyusun misi lain ke planet mana pun," pungkas Bridenstine.
Jika NASA lagi-lagi tidak berhasil meluncurkan Perseverance tepat waktu, maka mereka harus menunggu sampai 2022 karena posisi Bumi, Mars, dan Matahari harus saling sejajar.Sebetulnya, ini bukan kali pertama rover Perseverance mengalami masalah teknis. Beberapa waktu lalu peluncuran mengalami kendala karena rover tergelincir.
Rover Perseverance sendiri memiliki bobot 1,025 kilogram dan memiliki misi untuk mencari tanda-tanda kehidupan mikroba masa lalu, memetakan iklim dan mengumpulkan berbagai sampel yang dapat membuka jalan astronaut bisa menginjakkan kaki di Planet Merah itu.
NASA punya misi ambisius lain dinamai misi Artemis yang dikabarkan sangat didukung Presiden AS Donald Trump, yaitu mendaratkan manusia ke bulan pada 2024 dan berlangsung hingga 2028. Pada misi itu, para astronaut NASA akan mengeksplorasi bulan selama beberapa tahun.

Comments

Popular posts from this blog

Layanan Gmail dan Google Drive Tumbang Bersamaan, Pengguna Komplain

Apakah kamu tak bisa mengirim email di Gmail? Kamu tidak sendiri. Pasalnya banyak orang mengeluhkan sulitnya terkoneksi ke layanan G Suite, terutama layanan email Gmail. Mengutip laman  Engadget , Kamis (20/8/2020), halaman status aplikasi Google yang baru di- update  mengkonfirmasi mereka menerima laporan masalah pada Gmail dan Google Drive. Akibat tumbangnya layanan Gmail dan Google Drive ini, Twitter pun dibanjiri keluhan dari pengguna. Tidak hanya itu, situs pendeteksi laman  down , DownDetector pun menunjukkan adanya ribuan laporan tentang tumbangnya layanan Gmail dan Google Drive selama sejam terakhir. Berdasarkan keluhan di situs DownDetector, keluhan terbanyak (62 persen keluhan) pada fitur attachment atau ketika pengguna mencoba melampirkan file pada email. Ada pula keluhan pada login (21 persen), dan 16 persen keluhan menyebut mereka tak bisa menerima pesan Gmail.

Lebanon: Petugas penyelamat mengais puing-puing mencari lebih dari 100 orang hilang dalam ledakan di Beirut, negara berkabung tiga hari

Lebanon: Petugas penyelamat mengais puing-puing mencari lebih dari 100 orang hilang dalam ledakan di Beirut, negara berkabung tiga hari 5 Agustus 2020 Para petugas penyelamat di Lebanon mencari lebih dari 100 orang yang hilang setelah ledakan dasyat mengguncang kawasan pelabuhan di ibu kota Beirut Selasa (04/08). SUMBER GAMBAR, REUTERS Keterangan gambar, Seorang ibu menggendong putranya saat melewati gedung-gedung yang hancur Rabu (05/08). Ledakan besar itu menewaskan paling tidak 100 orang dan melukai lebih dari 4.000 lainnya. Seluruh kota terguncang akibat ledakan dan kepulan asap menyerupai jamur dapat terlihat menyebar di kawasan pelabuhan. Presiden Michel Aoun mengatakan ledakan disebabkan oleh 2.750 ton amonium nitrat yang disimpan tanpa pengamanan di gudang. Amonium nitrat digunakan sebagai pupuk dalam pertanian dan juga sebagai bahan peledak. Aoun mengadakan pertemuan kabinet Rabu (05/08) dan mengatakan keadaan darurat selama dua mi...

SpaceX Sukses Luncurkan 2 Astronot ke Luar Angkasa

Kennedy Space Center NASA di Florida Badan Penerbangan dan Antariksa ( NASA) bersama spaceX telah berhasil meluncurkan 2 astronot ke luar angkasa pada Sabtu (31/05/2020) Crew dragon meluncur Dua astronot itu adalah Bob Behnken dan Doug Hurley, Nasa bersama spaceX Meluncurkan Roket Falcon 9 dan pesawat ruang angkasa Dragon Crew dari Kennedy Space Center NASA di Florida pada pukul 3:22 PM ET 30 Mei atau 2.22 AM WIB 31 Mei. Di luar pencapaian SpaceX, peluncuran tersebut merupakan pertama kalinya NASA meluncurkan astronotnya sendiri sejak akhir program pesawat ulang-alik hampir satu dekade lalu. "Luar biasa" ucap dari astronot NASA Bob Behnken tentang peluncuran itu. beberapa saat setelah pesawat antariksa itu mencapai orbit. "Hargai semua kerja keras dan terima kasih untuk perjalanan luar biasa ke ruang angkasa." memang spaceX mengubah sejarah pengiriman manusia ke luar angkasa, yang tadinya untuk melakukan penelitian ke luar angkasa kami semua harus mengandalka...